About

GOLD/XAU/USD: Tekanan Jual Menguat Lagi, Support US$4.140 Terancam


GOLD/XAU/USD — Bearish Kuat, Area US$4.140 Mulai Diuji

Update Senin, 28 September 2026 sekitar 21.00 WIB. Harga XAU/USD pada feed terbaru berada sekitar US$4.156,96/oz, turun sekitar 3,0% hari ini. Rentang intraday yang tercatat sekitar US$4.140,69–US$4.285,37.

Dibanding pemeriksaan sebelumnya US$4.155,67, harga hanya naik sekitar US$1,29. Jadi secara praktis GOLD sedang berkonsolidasi dekat dasar sesi, bukan menunjukkan pemulihan yang cukup kuat untuk mengubah bias.

Analisa teknikal

Trend utama D1: BEARISH.
Trend jangka pendek H1–H4: BEARISH KUAT.

Perubahan terpenting adalah low aktual sudah mencapai sekitar US$4.140,69. Karena itu area US$4.140–4.150 sekarang benar-benar sedang diuji dan saya kembali menggunakannya sebagai support pertama.

Support: US$4.140–4.150 | US$4.125–4.135 | US$4.100–4.110.

Resistance: US$4.165–4.175 | US$4.190–4.200 | US$4.210–4.220.

Skenario bearish — perkiraan: selama GOLD belum mampu merebut US$4.165–4.175, struktur intraday masih negatif. Breakdown yang bertahan di bawah US$4.140 akan meningkatkan risiko pengujian US$4.125–4.135, kemudian US$4.100–4.110.

Skenario bullish/pemulihan — perkiraan: reclaim dan bertahan di atas US$4.165–4.175 dapat membuka rebound menuju US$4.190–4.200 dan selanjutnya US$4.210–4.220. Setelah penurunan sekitar 3%, peluang rebound teknikal meningkat, tetapi belum berarti perubahan trend utama.

Fundamental: dolar dan Treasury

DXY terakhir sekitar 101,16 dan masih berada dekat level tertinggi dua bulan. Dolar mendapat dukungan dari naiknya minyak, Treasury yields, serta ekspektasi kebijakan Fed yang lebih ketat.

Pasar obligasi juga masih berada dalam mode higher for longer. Yield 2Y AS menuju kenaikan bulanan terbesar sejak Februari 2023.

Kombinasi dolar dan yield tinggi merupakan tekanan langsung bagi GOLD karena meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa bunga.

Federal Reserve, inflasi dan tenaga kerja

Pasar sekarang memperhitungkan sekitar 68% kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve kedua berturut-turut pada Oktober.

Inflasi tetap menjadi risiko karena kenaikan energi. Data tenaga kerja terbaru juga belum menunjukkan pelemahan signifikan: initial jobless claims AS turun menjadi sekitar 197.000, lebih rendah daripada estimasi 201.000.

Fokus berikutnya adalah PCE AS pada Rabu dan Nonfarm Payrolls pada Jumat. Kedua data tersebut berpotensi mengubah ekspektasi Fed dan menjadi katalis berikutnya untuk dolar, yield, serta GOLD.

Minyak, geopolitik dan safe haven

Brent melonjak sekitar 4% menuju US$108/barel karena kebuntuan pembicaraan AS–Iran dan ketidakpastian Selat Hormuz.

Ketegangan geopolitik mendukung permintaan safe haven, tetapi sejauh ini efek makro masih lebih dominan:

minyak tinggi → risiko inflasi → Fed lebih hawkish → yield/dolar tinggi → tekanan terhadap GOLD.

Perbandingan dengan pemeriksaan sebelumnya

Harga berubah sangat kecil dari US$4.155,67 → US$4.156,96. Bias tidak berubah: D1 tetap bearish dan H1–H4 bearish kuat.

Namun ada satu perkembangan teknikal penting: low harian sudah mencapai US$4.140,69. Artinya support US$4.140–4.150 sekarang sedang diuji secara nyata, sehingga area tersebut menjadi zona terpenting pada pemeriksaan berikutnya.

Kesimpulan

Harga terkini sekitar US$4.156,96/oz (-3,0%).
Trend D1: BEARISH.
Trend H1–H4: BEARISH KUAT.

Tekanan utama tetap berasal dari dolar kuat, Treasury yields tinggi, minyak sekitar US$108/barel dan probabilitas kenaikan Fed Oktober yang meningkat menjadi sekitar 68%. Safe-haven demand masih ada, tetapi belum mampu mengambil dominasi.

Secara teknikal, US$4.140–4.150 adalah support kritis terdekat, sedangkan US$4.165–4.175 menjadi resistance/reclaim zone pertama. Penurunan sekitar 3% juga membuat risiko rebound teknikal semakin besar, sehingga skenario lanjutan turun maupun pemulihan harus tetap diperlakukan sebagai probabilitas, bukan kepastian.

www.jeniusforex.online

Disclaimer: Analisis ini hanya untuk informasi dan edukasi pasar, bukan rekomendasi transaksi. Fakta dibedakan dari analisis/perkiraan. Harga dapat berbeda antar-feed/broker dan berubah cepat. Trend, level support/resistance dan skenario bersifat probabilistik, bukan kepastian atau instruksi transaksi.



GOLD/XAU/USD: Tekanan Jual Menguat Lagi, Support US$4.140 Terancam

Update Senin, 28 September 2026 sekitar 22.00 WIB. Ada perubahan yang cukup berarti dibanding pemeriksaan sebelumnya. Reuters mencatat spot GOLD turun 3,3% menjadi US$4.146,51/oz pada 13:25 GMT, setelah menyentuh level terendah sejak 5 Agustus. Futures emas AS turun 3,3% menjadi US$4.178,40.

Dibanding pemeriksaan sebelumnya sekitar US$4.156,96, GOLD turun lagi sekitar US$10,45/oz. Ini berarti rebound kecil pada pemeriksaan sebelumnya gagal berkembang dan tekanan jual kembali meningkat.

Ringkasan kondisi pasar

Fakta: GOLD jatuh lebih dari 3%, dolar berada dekat level tertinggi dua bulan, Treasury yields tetap tinggi, dan Brent naik sekitar 4% menuju US$108/barel akibat kebuntuan pembicaraan AS–Iran. Pasar juga mengimplikasikan sekitar 68% probabilitas kenaikan suku bunga Fed lagi pada Oktober.

Interpretasi: efek negatif kenaikan minyak terhadap inflasi, Fed, yield dan dolar masih lebih kuat daripada dukungan safe haven bagi emas.

Analisa teknikal terbaru

Trend utama D1: BEARISH.
Trend H1–H4: BEARISH KUAT.

Harga kembali mendekati low intraday sekitar US$4.140. Karena itu support terdekat saya perketat menjadi US$4.140–4.145. Support berikutnya berada di US$4.125–4.135, kemudian US$4.100–4.110.

Karena harga turun lebih jauh, resistance pertama juga saya turunkan menjadi US$4.155–4.165. Resistance berikutnya US$4.175–4.190 dan US$4.200–4.210.

Skenario bearish — perkiraan: breakdown yang bertahan di bawah US$4.140 meningkatkan risiko pengujian US$4.125–4.135. Tekanan yang lebih dalam dapat membawa perhatian ke US$4.100–4.110.

Skenario bullish/pemulihan — perkiraan: GOLD terlebih dahulu perlu merebut kembali US$4.155–4.165. Jika mampu bertahan di atasnya, peluang rebound menuju US$4.175–4.190 meningkat, kemudian US$4.200–4.210. Rebound belum berarti perubahan trend D1.

DXY dan Treasury AS

Dolar AS tetap dekat level tertinggi dua bulan; laporan pasar menyebut indeks dolar sekitar kawasan 101,1.

Treasury berada dalam mode higher for longer. Yield 2Y menuju kenaikan bulanan terbesar sejak Februari 2023, sementara investor mempersiapkan kemungkinan suku bunga tetap tinggi lebih lama.

Kondisi tersebut merupakan hambatan utama bagi GOLD karena yield tinggi meningkatkan opportunity cost memegang emas.

Federal Reserve, inflasi dan tenaga kerja

Pasar sekarang memperhitungkan sekitar 68% kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya berturut-turut pada Oktober.

Inflasi tetap berisiko karena harga energi tinggi. Data tenaga kerja AS juga masih relatif resilien; initial jobless claims terakhir sekitar 197.000. Fokus berikutnya adalah PCE AS pada Rabu dan Nonfarm Payrolls pada Jumat, yang dapat mengubah ekspektasi suku bunga.

Geopolitik, safe haven dan minyak

Brent melonjak sekitar 4% menuju US$108/barel akibat kebuntuan pembicaraan AS–Iran dan ketidakpastian Selat Hormuz.

Geopolitik tetap memberikan permintaan safe haven. Namun mekanisme yang mendominasi sesi ini adalah:

minyak naik → risiko inflasi meningkat → ekspektasi Fed hawkish → Treasury yields/dolar didukung → GOLD tertekan.

Itu menjelaskan mengapa emas dapat jatuh lebih dari 3% meskipun ketegangan geopolitik masih tinggi.

Perbandingan dengan pemeriksaan sebelumnya

Harga: US$4.156,96 → US$4.146,51, turun sekitar US$10,45.

Trend D1: tetap BEARISH.
H1–H4: tetap BEARISH KUAT.

Perubahan penting ada pada level: support pertama sekarang US$4.140–4.145, sementara resistance pertama diturunkan menjadi US$4.155–4.165. Rebound kecil sebelumnya tidak bertahan.

Kesimpulan

Harga terkini terverifikasi: US$4.146,51/oz (-3,3%).

Support: US$4.140–4.145 | US$4.125–4.135 | US$4.100–4.110
Resistance: US$4.155–4.165 | US$4.175–4.190 | US$4.200–4.210

Bias tetap bearish dan momentum jual kembali meningkat. Faktor utama adalah Treasury yields tinggi, dolar kuat, minyak naik, risiko inflasi serta ekspektasi Fed yang semakin hawkish. Namun setelah penurunan intraday 3,3%, risiko rebound teknikal juga meningkat. Karena itu, US$4.140 dan US$4.165 menjadi dua batas terdekat yang paling penting untuk pemeriksaan berikutnya.

www.jeniusforex.online

Disclaimer: Analisis ini hanya untuk informasi dan edukasi pasar, bukan rekomendasi transaksi. Fakta dibedakan dari analisis/perkiraan. Harga dapat berbeda antar-feed/broker dan berubah cepat. Trend, level dan skenario bersifat probabilistik, bukan kepastian atau instruksi transaksi.



GOLD/XAU/USD: Tekanan Jual Menguat Lagi, Support US$4.140 Terancam GOLD/XAU/USD: Tekanan Jual Menguat Lagi, Support US$4.140 Terancam Reviewed by MEDIA WONGPASAR on 22.31 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Entri yang Diunggulkan

E-BOOK FOREX : FOREX COBRA SYSTEM

Zaisya.com - Ada satu system yang menarik sebagai acuan untuk meningkatkan potensi trading para sobat blogger, system ini lebih dikenal de...

About

Diberdayakan oleh Blogger.